Naturalisasi Brandon Jawato Cs Lancar, Turun di Kualifikasi FIBA Asia?

Naturalisasi Brandon Jawato Cs Lancar, Turun di Kualifikasi FIBA Asia?

Terbaiknews - Brandon Jawato bisa langsung main di Kualifkasi FIBA Asia? (Foto: detikcom/Rengga Sancaya)
Jakarta -

Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat sudah menyetujui naturalisasi untuk dua pebasket asing. Lantas, Brandon Jawato dan Lester Prosper, bisa turun di Kualifikasi FIBA Asia?

Dalam rapat yang berlangsung secara virtual, Senin (5/10/2020), Komisi III menggelar rapat dengan PP Perbasi, Menpora Zainudin Amali, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly, dan ketiga pemain asing yang akan dinaturalisasi, yakni Brandon, Prosper, dan Kimberly Pierre Louis.

Selain basket, PSSI bersama pemain asingnya Marc Anthony Klok juga ikut bagian dalam rapat kerja tersebut.

Hasilnya, Komisi III DPR menyetujui permohonan naturalisasi bagi keempat atlet profesional tersebut, untuk selanjutnya diproses sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Bagi Timnas basket, persetujuan pemerintah pusat dalam menaturalisasi pemain asingnya merupakan angin segar. Bagaimanapun, keduanya sangat dibutuhkan untuk persaingan timnas Indonesia di Kualifikasi FIBA Asia 2021.

Sebelumnya, Brandon dan Prosper tidak bisa dimainkan karena terkendala paspor. Hasilnya pun terbukti, tim Merah-Putih habis dibantai Filipina (70-100) dan Korea Selatan (76-109) di rumah sendiri pada Februari lalu.

Indonesia masih menyisakan laga melawan Thailand dan Korea Selatan pada windows kedua dan ketiga pada November 2020 dan Februari 2021.

"Insyaallah bisa (main di kualifikasi FIBA Asia Cup November 2020). Artinya kalau semua beres dan tidak ada halangan lagi," kata manajer timnas basket Indonesia, Fareza Tamrella, kepada detikSport.

Menurut Fareza, setelah mengantongi persetujuan dari Komisi III, pihaknya masih harus rapat kembali dengan Komisi X, kemudian SK ditandatangani Presiden RI, lalu pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan terakhir paspor. "Jadi prosesnya masih belum selesai," tutur pria yang karib disapa Mocha ini.

Meski begitu, Fareza berharap proses yang dilalui pemainnya akan rampung Oktober ini. "Harapannya bulan ini selesai semua karena ini melibatkan banyak pihak ya. Dari mulai DPR, Menpora, Kemenkumham, tapi mereka mendukung kita semua," kata dia lagi.

(mcy/cas)
kualifikasi fiba asia 2021perbasibrandon jawato

COVID-19 Detais Indonesia