Terima 10.609 Dosis Vaksin Sinovac, Pemkot Solo Prioritaskan Tenaga Kesehatan

Terima 10.609 Dosis Vaksin Sinovac, Pemkot Solo Prioritaskan Tenaga Kesehatan

Terbaiknews - SOLO- Pemerintah Kota (Pemkot) SoloJawa Tengah menerima sebanyak 10.609 dosis vaksin Sinovac...

SOLO, - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah menerima sebanyak 10.609 dosis vaksin Sinovac tahap pertama pada Selasa (12/1/2021).

Saat ini vaksin Sinovac telah disimpan di instalasi gedung farmasi Solo.

"Yang datang hari ini ada 10.609 dosis vaksin Covid-19 Sinovac dan akan kita pakai tanggal 14 Januari 2021," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo Siti Wahyuningsih kepada wartawan, Selasa.

Siti mengatakan, vaksinisasi tahap pertama akan diprioritaskan kepada tenaga kesehatan.

"Intinya vaksin Sinovac ini diberikan kepada nakes, pendukung nakes dua kali dosis. Masing-masing dosis 0,5 cc. Nanti jarak dosis satu dengan dosis dua minimal 14 hari," terang dia.

Pemkot Solo Beri Kelonggaran Jam Operasional Warung Makan hingga Pusat Kuliner, Asalkan...

Program vaksinasi Covid-19 dilaksanakan di 33 fasilitas kesehatan di Solo.

"Dan ini akan diberikan kepada 33 fasilitas kesehatan yang ditunjuk oleh pemerintah, yaitu 17 puskesmas satu klinik Bhayangkara, kemudian 14 rumah sakit," sambung dia.

Siti mengungkapkan, program vaksinasi Covid-19 baru dilaksanakan di tiga kabupaten/kota di Jawa Tengah, yakni Semarang, Kabupaten Semarang dan Solo.

Adapun pertimbangan Solo sebagai salah satu dari tiga daerah di Jateng yang melaksanakan vaksinasi karena jumlah tenaga kesehatannya banyak.

"Solo nakesnya banyak karena merupakan rumah sakit rujukan. Semarang rumah sakitnya juga banyak ibu kota provinsi. Solo itu kota nomor dua setelah Semarang," tutur dia.

Bupati Luwu Utara Siap Jadi Penerima Vaksin Tahap Pertama

Sementara itu, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menambahkan, kedatangan vaksin Covid-19 untuk memotivasi Satgas Penanganan Covid-19 dalam menekan penularan virus corona.

Menurutnya, tahap pertama vaksinasi Covid-19 akan diberikan kepada tenaga kesehatan.

Setelah itu kemudian diberikan kepada anggota TNI/Polri.

"Sehingga adanya nakes divaksin tentunya memotivasi teman-teman yang bergerak di bidang kesehatan ini sudah tidak takut lagi. Biarpun vaksin ini belum mampu untuk menangkal Covid-19. Paling tidak kepercayaan itu muncul terlebih dahulu," katanya.