Pembangunan Pasar Muamalah di Madiun, Polisi: Penggeraknya Langsung Diam dan Menghilang

Pembangunan Pasar Muamalah di Madiun, Polisi: Penggeraknya Langsung Diam dan Menghilang

Terbaiknews - MADIUN,-Aparat Polres Madiun Kota menyelidiki kasus pembangunan pasar muamalah yang akan dibangun di...

MADIUN,-Aparat Polres Madiun Kota menyelidiki kasus pembangunan pasar muamalah yang akan dibangun di Desa Teguhan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun.

Dari penyelidikan itu, polisi mengantongi beberapa nama yang menjadi penggerak pembangunan pasar muamalah di bumi kampung pesilat.

“Untuk sementara ini penggeraknya sudah langsung diam dan menghilang. Dari hasil penyelidikan kami sudah kantongi beberapa nama dan kami akan dalami lagi apa maksud dari kegiatan tersebut,” ujar Kapolres Madiun Kota, AKBP Dewa Putu Eka Darmawan, Jumat (5/2/2021) sore.

Warga Tolak Rencana Pembangunan Pasar Muamalah Seluas 1.400 M2 di Madiun

Pendalaman itu untuk memastikan apakah kegiatan akan sama seperti dengan pasar muamalah di Tanah Baru, Depok, Jawa Barat.

Ditanya salah satu penggerak pembangunan pasar muamalah itu berinisial D, Dewa membenarkannya.

Namun polisi akan mendalaminya terlebih dahulu lantaran kegiatan belum muncul di permukaan dan baru sekedar rencana saja.

“Informasi yang kami dapat seperti itu,” jelas Dewa.

Dewa mengatakan, polisi belum memeriksa saksi dalam kasus ini karena masih dalam tahap penyelidikan. Penyelidikan dilakukan untuk mengungkap ada dan tidaknya tindak pidana dalam kasus tersebut.

“Dasar periksa orang harus ada dugaan pidana atau dugaan pelanggaran hukum,” kata Dewa.

Seperti di Depok, Ada Wacana Membangun Pasar Muamalah di Madiun, Luasnya 1.400 M2

Dewa menyebut penyelidikan kasus itu setelah Mabes Polri menangkap Zaim Saidi yang menjadi inisiator, penyedia lapak, dan pengelola pasar muamalah di Tanah Baru, Depok, Jawa Barat.