Meski Bromo Zona Hijau, Satgas Tak Izinkan Jazz Gunung Digelar

Meski Bromo Zona Hijau, Satgas Tak Izinkan Jazz Gunung Digelar

Terbaiknews - PROBOLINGGO- Meski Bromo di Kabupaten Probolinggo zona hijau dan tak satupun warga sekitar Bromo...


PROBOLINGGO, - Meski Bromo di Kabupaten Probolinggo zona hijau dan tak satupun warga sekitar Bromo yang positif Covid-19, satgas setempat tidak mengizinkan even Jazz Gunung tahun ini.

Koordinator Pengamanan dan Penegakan Hukum Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto, menegaskan, keputusan melarang Jazz Gunung berdasarkan hasil rapat koordinasi sejumlah pihak.

"Iya, satgas merekom (Jazz Gunung) tidak dilaksanakan tahun ini, meski Bromo zona hijau," kata Ugas, saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (28/11/2020).

Satgas Covid-19 Probolinggo Tak Yakin Bupati Brebes Tertular Covid-19 di Bromo

Menurut Ugas, sejak awal satgas sudah melarang hiburan di masa pandemi ini. Apalagi, saat ini perkembangan Covid-19 mulai meningkat lagi di Indonesia, termasuk di Kabupaten Probolinggo.

Kecamatan Sukapura di mana Bromo berada, lanjut Ugas, sejauh ini memang merupakan zona hijau, tapi wisatawan Bromo bamyak dari luar Sukapura sehingga ada risiko tinggi penularan Covid-19.

"Kalaupun kami izinkan dengan cara virtual dengan penonton terbatas, maka ada rasa ketidakadilan bagi masyarakat Sukapura dan Kabupaten Probolinggo, karena hiburan, orkes, tayyuban, selama ini kami larang," tambah Ugas.

Pelarangan Jazz Gunung, kata Ugas, juga menghindari berita hoaks. Pihaknya khawatir ada pihak yang mengarang informasi dengan adanya hiburan Jazz Gunung jika tetap digelar.

Pemkot Probolinggo: Pesan Berantai Wakil Wali Kota Meninggal Hoaks

Informasi di media sosial sangat cepat menyebar.

Sesungguhnya, lanjut dia, panitia siap menerapkan protokol kesehatan secara ketat demi menggelar Jazz Gunung.

Bahkan, salah satu syaratnya, penonton harus menunjukkan hasil rapid test antigen.

"Namun, mohon maaf, kami tidak merekomendasikan even itu digelar demi pencegahan corona," pungkas Ugas.