UPDATE CORONA SIKKA : Cegah Covid-19, Jam Malam dan Denda  Rp  1 Juta Diapresiasi Warga Sikka

UPDATE CORONA SIKKA : Cegah Covid-19, Jam Malam dan Denda Rp 1 Juta Diapresiasi Warga Sikka

Terbaiknews - Cegah Covid-19; Jam Malam dan DendaRp1 Juta Diapresiasi WargaSikkaPOS-KUPANG.COM|MAUMERE--...

Cegah Covid-19; Jam Malam dan DendaRp1 Juta Diapresiasi WargaSikka

POS-KUPANG.COM|MAUMERE-- Pemberlakuanjammalam hinggadenda Rp1jutayang diberlakukanBupatiSikka, FransiskusRoberto Diogo,terhadap wargayang beraktivitas malam hari di luar rumah, gunamencegah penularanvirus corona (Covid-19) ditanggapiberagam.

Dendamenjadiantiklimaksupayapenyadaran warga,Namunhal utama dan urgen, sosialisasi menyadarkan warga akanbahaya wabah Covid-19 yang belumada obatnya.

WakilRektorI Universitas NusaNipa(Unipa) Maumere, Dr.Gery Gobang, S.Fil,MA,mantan angggotaDPRDSikka,OktoGleko,S.H, dan Ir.Simon Subandi,menyampaikan kepadaPOS-KUPANG.COM, dihubungi terpisah, Minggu(29/3/2020).

Merekamenanggapi pemberlakuan jammalam dan dendaRp 1juta diberlakukanmulaiSabtu(28/3/2020)

Gery Gobang,mengatakan segala upayayang ditempuh pemerintah daerah mencegah penyebaran covid-19 dengan memberlakukan jam malam berorientasi menyelamatkan warga dari serangan virus corona. Virusini mudahmenular dari orang ke orang dan dapat berakibat fatal pada kematian, perlu didukung oleh semua warga.

“Ini(jam malam dandenda Rp 1 jutamemiliki perpesktif komunikasi kesehatan, sebab berorientasi menyelamatkan warga agar tidak menjadi korban akibat tertular covid-19,” kata Gery Gobang.

Tentu saja setelah masa 14 hari, setiapkebijakan ituharusdievaluasi lagi. Warga perlu mendukung upaya ini, sebab covid-19 sudah menjadi pandemi,meluas merebak tak mengenal batasdaerah dan negara.

Oktio Gleko,menyetujuilangkahBupatiSikkamemberlakukanjam malammencegahaktivitaswarga diluar rumah yang berpotensimenyebarkanCovid-19.Namun Okto,kasihan dengan wargayang bakal terkenadenda Rp 1juta.

“Kasihan warga.Saat ini ekonomi kita langat lesu akibat aktivitas yang dibatasi.Seharusnya pemerintah melakukan sosialisasi lebih intens,”saran OktoGleko.

COVID-19 Detais Indonesia