Kini Spesifikasi Formulir KK Disdukcapil Kota Kupang Gunakan HVS Ukuran A4

Kini Spesifikasi Formulir KK Disdukcapil Kota Kupang Gunakan HVS Ukuran A4

Terbaiknews - Kini Spesifikasi Formulir KK DisdukcapilKotaKupang Gunakan HVS Ukuran A4POS-KUPANG.COM | KUPANG--...

Kini Spesifikasi Formulir KK DisdukcapilKotaKupang Gunakan HVS Ukuran A4

POS-KUPANG.COM | KUPANG-- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Kupang telah mengganti spesifikasi formulir pencetakan Kartu Keluarga (KK) dengan menggunakan kertas HVS 80 gram ukuran A4.

Pergantian tersebut merupakan bagian dari implementasi Permendagri RI Nomor 109 tahun 2019 tentang Formulir dan Buku yang Digunakan dalam Administrasi Kependudukan.

Hal itu sejalan dengan pembaharuan aplikasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan(SIAK) ke versi terbaru yakni SIAK versi 7.3.4 terhitung tanggal 22 Juni 2020.

Kepala DisdukcapilKotaKupang Agus Ririmasse, Kamis (25/6/2020) sore menjelaskan, perubahan pada kertas KK dari kertas berwarna biru ke HVS telah dilakukan sejak empat bulan yang lalu.

Namun, karena persediaan formulir lama masih cukup banyak, sehingga penggunaan HVS belum dilakukan secara menyeluruh saat itu.

Kini, persediaan formulir biru telah habis sehingga DisdukcapilKotaKupang mulai memberlakukan penggunaan HVS sebagai formulir pencetakan KK.

Ia meyakini bahwa pergantian spesifikasi KK tersebut telah dilakukan dengan perhitungan yang matang sehingga meminimalisasi manipulasi. Meski dicetak pada kertas HVS berwarna putih, ada tanda tangan elektronik dan barcode yang tidak bisa dimanipulasi.

"Saya berharap masyarakat tidak cemas. Apa yang telah dibuat pemerintah itu sudah dipikirkan secara baik dan matang. Substansinya bukan pada kertas, tapi bagaimana data kita di dalam bisa terbaca di sistem," ujar Agus.

Ia menerangkan, peraturan ini telah diberlakukan di semua provinsi di Indonesia dan belum ada komplain atas penggunaan HVS sebagai formulir KK yang baru. Meski demikian, spesifikasi ini baru diberlakukan pada formulir KK saja. "Saya masih berlakukan di KK karena blanko akte saya yang lainnya masih banyak. Itu kan uang juga," ungkapnya.

Menurut Agus, mereka harus melakukan perubahan menyesuaikan sistem dari pusat karena akan berpengaruh pada tanda tangan elektronik. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tidak perlu kuatir. Ia pun telah melaporkan hal tersebut kepada Wali Kota Kupang.

Salah satu hal menguntungkan dari adanya penggunaan KK menggunakan HVS ialah persediaan formulir KK yang tidak perlu dikirim dari Jawa. Sehingga, masyarakat tidak perlu menunggu blanko berlama-lama ketika blanko dinyatakan habis. Kini, pihaknya pun tidak lagi melayani legalisir KK karena sudah ada tanda tangan elektronik di dalamnya.

"Masyarakat tidak perlu kuatir berlebihan. Masyarakat akan dilayani. Ini termasuk pelayanan yang cepat dan efisien," tegasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Intan Nuka)

COVID-19 Detais Indonesia