Tidak Ditutup, Pengunjung Wisata Pantai Mulai Sepi

Tidak Ditutup, Pengunjung Wisata Pantai Mulai Sepi

Terbaiknews - SERANG(KB).- Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Serang mengungkapkantingkat...

SERANG, (KB).- Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Serang mengungkapkan, tingkat kunjungan wisatawan ke kawasan wisata pantai Anyer-Cinangka, Kabupaten Serang mulai sepi. Meski tidak dilakukan penutupan sementara untuk wisata pantai di daerah tersebut.

Ketua Balawista Kabupaten Serang Dede Sulaeman mengatakan, sejak pekan kemarin hingga saat ini tingkat kunjungan wisatawan di pesisir pantai Kabupaten Serang sudah mulai sepi.

Padahal hampir semua kawasan wisata pantai di Anyer dan Cinangka belum ada yang dilakukan penutupan sementara oleh pemerintah daerah setempat. Namun kunjungan wisatawannya sampai saat ini hampir tidak ada.

“Udah dari pekan kemarin sudah mulai sepi banget. Kalau kawasan wisatanya sih belum ada penutupan sesuai surat edaran bupati,” kata Dede kepada Kabar Banten, Rabu (25/3/2020).

Sepinya pengunjung yang datang ke kawasan pantai dikarenakan adanya himbauan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah kepada masyarakat untuk melakukan pencegahan penularan dan penyebaran virus corona.

Bahkan, dia menuturkan setiap harinya musipka setempat terus melakukan patroli rutin di area pantai untuk memastikan tidak ada lagi wisatawan yang datang. Terutama wisatawan atau pengunjung asal Kabupaten Serang.

“Kalau Balawista hanya melaporkan untuk kunjungannya saja. Sementara pengawasan sudah ditangani oleh muspika setempat. Tiap hari rutin patroli,” ucapnya.

Bahkan sejak 20 Maret 2020, tim Balawista sudah tidak ada yang bertugas. Sebab, sesuai dengan arahan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar tim Balawisata untuk sementara tidak melakukan tugasnya di area pantai. Namun, untuk pantauan tingkat kunjungan masih dilakukan dengan jadwal yang ditentukan atau berbeda dari sebelumnya.

“Kami juga sudah diminta untuk dirumahkan sementara. Anggota pun banyak yang di rumahkan karena pengelola pantai tidak mampu untuk membayarnya karena sepi pengunjung,” ujarnya.

Dede mengatakan, kondisi pantai Kabupaten Serang bahkan di Provinsi Banten saat ini sudah berbeda. Semua sepi oleh pengunjung yang biasanya datang dari segala penjuru kota. Sementara, pada awal pemerintah meminta masyarakat untuk melakukan aktifitasnya di rumah, justru banyak masyarakat yang memilih untuk memanfaatkan momen tersebut untuk berlibur.

“Kalau kemarin itu kan ramai pengujungnya, mungkin belum terlalu memahami bahaya virus ini. Selain itu, kemarin pun belum ada yang melaksanakan patroli,” ujarnya. (TM)*