170 Rumah di Jombang Terendam Banjir Selama 12 Hari, Berawal dari Genangan Air di Jalan

170 Rumah di Jombang Terendam Banjir Selama 12 Hari, Berawal dari Genangan Air di Jalan

Terbaiknews - KOMPAS.com - Sebanyak 170 rumah di Dusun BelukDesa JombokKecamatan KesambenKabupaten Jombang...

KOMPAS.com - Sebanyak 170 rumah di Dusun Beluk, Desa Jombok, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang terendam banjir selama 12 hari.

Dusun tersebut berada di perbatasan antara Kabupaten Jombang dan Kabupaten Mojokerto.

Dwi Sriasih (51) salah satu warga terdampak banjir bercerita, banjir di dusunnya berasal dari luapan Sungai Avur Ngotok Ring Kanal yang melintas di wilayah tersebut.

"( Banjir) sekarang sudah masuk hari ke dua belas," kata Dwi kepada Kompas.com, Selasa (12/1/2021).

Sudah 12 Hari, 1 Dusun di Jombang Ini Dilanda Banjir

Dwi mengatakan air yang menggenangi Dusun Beluk sempat surut sebentar namun banjir terus berlangsung hingga hari ke-12.

"Sempat surut sebentar, tapi Kamis malam banjir lagi sampai sekarang," ungkap Dwi.

Sementara itu Sri Utami (42) warga Desa Beluk mengatakan awalnya banjir hanya menggenangi jalan dan pekarangan rumah.

Namun sejak Minggu (10/1/2021) banjir bertambah tinggi. Sebagian warga pun memilih untuk mengungsi ke kerabat yang rumahnya tidak terkena banjir.

"Terpaksa mengungsi, karena air sudah masuk rumah. Hari minggu airnya mulai naik," kata Sri Utama.

Banjir Putus Akses Trans Kalimantan di Tanah Laut Kalsel

170 Rumah di Jombang Terendam Banjir Selama 12 Hari, Berawal dari Genangan Air di JalanKOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍ Suasana banjir hari ke-12 di Dusun Beluk, Desa Jombok, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Selasa (12/1/2021).
Di hari ke-12, banjir masih menggenangi sepanjang jalan Dusun Beluk termasuk pekarangan rumah dan sebagian besar rumah warga.

COVID-19 Detais Indonesia