Pembatasan Kegiatan di Jakarta, Tempat Wisata yang Dikelola Swasta Juga Tutup

Pembatasan Kegiatan di Jakarta, Tempat Wisata yang Dikelola Swasta Juga Tutup

Terbaiknews - – Pembatasan kegiatan di Jawa-Bali yang mencakup seluruh wilayah DKI Jakarta membuat seluruh...

– Pembatasan kegiatan di Jawa-Bali yang mencakup seluruh wilayah DKI Jakarta membuat seluruh tempat wisata di Ibu Kota tutup pada 11-25 Januari 2021.

“Penutupan termasuk swasta. Termasuk di Kepulauan Seribu,” kata Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta, Gumilar Ekalaya, kepada Kompas.com, Senin (11/1/2021).

Ancol Tetap Buka di Tengah Pembatasan Kegiatan di Jawa-Bali

Adapun, arahan penutupan berdasarkan Keputusan Kadisparekraf Provinsi DKI Jakarta Nomor 16 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kapasitas dan Jam Operasional Pada Sektor Usaha Pariwisata Dalam Rangka Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar.

Gumilar menjelaskan, pembatasan kapasitas maksimal dan jam operasional cukup memengaruhi perekonomian industri pariwisata Jakarta.

“Namun hal ini perlu dilakukan dalam upaya menekan penularan Covid-19,” tuturnya.

Kendati demikian, dia tidak menampik jika pembatasan hingga 25 Januari tersebut tidak separah saat PSBB pertama kali diberlakukan saat sejumlah usaha pariwisata belum diizinkan beroperasi kembali.

Wisata ke Pulau Semak Daun Kepulauan Seribu, Snorkeling hingga Camping

Berdasarkan surat yang diberikan oleh Gumilar, berikut rincian kapasitas maksimal dan jam operasional yang direkomendasikan yang telah Kompas.com rangkum, Selasa (12/1/2021):

Rumah makan/restoran/kafe/bar

  • Kapasitas maksimal 25 persen
  • Dilarang menampilkan live music (band/DJ)
  • Makan di tempat jam operasionalnya 06:00-19:00 WIB
  • Take away/Delivery service sesuai jam operasional/24 jam

Golf/Driving Range

  • Kapasitas maksimal 25 persen
  • Jam operasional 06:00-19:00 WIB

Kawasan pariwisata atau taman rekreasi (Ancol, TMII, dll)

COVID-19 Detais Indonesia