Dusun Semilir Bawen Tutup Selama Jateng di Rumah Saja

Dusun Semilir Bawen Tutup Selama Jateng di Rumah Saja

Terbaiknews - – Tempat wisata Dusun Semilir Eco Park di Kecamatan BawenKabupaten Semarang akan tutup pada...

– Tempat wisata Dusun Semilir Eco Park di Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang akan tutup pada 6-7 Februari 2021.

“Kami tutup dua hari sebagai bentuk dukungan terhadap kampanye Jateng di Rumah Saja,” kata Marketing Communication Event Supervisor Dusun Semilir Irene Shinta Dewi kepada Kompas.com, Jumat (5/2/2021).

Jateng di Rumah Saja adalah gerakan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) untuk menutup seluruh tempat keramaian, termasuk tempat wisata, selama dua hari.

6 Aktivitas Seru di Dusun Semilir, Pas untuk Libur Akhir Pekan

Gerakan tersebut tertera dalam Surat Edaran (SE) Gubernur Jateng Nomor 443.5/000/933 tentang Peningkatan Kedisiplinan dan Pengetatan Protokol Kesehatan Pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Tahap II di Jateng.

Selama penutupan yang berlangsung selama dua hari, Irene menuturkan bahwa pihaknya akan melakukan sejumlah langkah kebersihan.

Dusun Semilir Bawen Tutup Selama Jateng di Rumah SajaKompas.com/Anggara Wikan Prasetya Dusun Semilir Eco Park di Bawen dengan Arsitektur yang Unik Seperti Stupa Candi Borobudur.

“Betul akan dilakukan penyemprotan disinfektan dan general cleaning,” ujarnya.

Tutupnya Dusun Semilir juga telah diinformasikan kepada masyarakat melalui foto yang diunggah oleh akun Instagram @dusunsemilir, Kamis (4/2/2021).

Ajak seluruh tempat wisata di Jateng tutup

Dalam gerakan Jateng di Rumah Saja, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengajak seluruh pengelola tempat wisata termasuk restoran, mal, dan jalur-jalu pendakian gunung di Jateng untuk tutup.

“Prinsipnya karena kita mau menghormati medis dan kondisi Covid-19 yang terus meningkat, kita meminta untuk semuanya yuk di rumah saja,” ungkapnya kepada Kompas.com, Rabu (3/2/2021).

Seluruh Tempat Wisata Jawa Tengah Tutup Selama Jateng di Rumah Saja

Melalui partisipasi pengelola tempat wisata dalam melakukan penutupan selama Jateng di Rumah Saja, lanjut Ganjar, mereka sudah berkontribusi terhadap kemanusiaan, tenaga kesehatan, dan rumah sakit.

“Penutupan itu kami minta ke pengelola untuk lakukan pembersihan dan penyemprotan agar tempat wisata bisa kita jaga dengan baik,” tuturnya.