Lampu Hijau dari Kepolisian untuk Gulirkan Liga 1 pada Mei, tetapi...

Lampu Hijau dari Kepolisian untuk Gulirkan Liga 1 pada Mei, tetapi...

Terbaiknews - - Ketua umum PSSI Mochamad Iriawan membenarkan bahwa kepolisian memberi respons baik terkait...

- Ketua umum PSSI Mochamad Iriawan membenarkan bahwa kepolisian memberi respons baik terkait rencana digulirkannya Liga 1 dan 2 2021. Akan tetapi, PSSI harus menunggu hingga kepolisian benar-benar memberikan jawaban pasti terkait perizinan.

Iwan Bule (sapaan Iriawan) mengatakan tidak mudah mendapat izin, apalagi dengan kondisi masih adanya pandemi. Karenanya, PSSI harus bisa meyakinkan kepolisian bahwa segala hal menyangkut kompetisi dilakukan sesuai protokol yang berlaku.

"Kemarin kami ke mabes polri, berkoordinasi agar kompetisi bisa berlanjut kembali. Memang sudah ada lampu hijau dari kepolisian, tapi tidak semudah itu karena memang ada beberapa yang harus jadi kewajiban kita (PSSI dan PT LIB) tentang bagaimana clear saat pertandingan," katanya.

"Dikhawatirkan ada cluster baru pada pertandingan, tapi insyaallah hari ini kami merencanakan hal yang berkaitan dengan SOP yang ada di setiap pertandingan," lanjut Iwan Bule.

PSSI telah berkoordinasi dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi terkait protokol yang harus dijalankan ketika kompetisi bergulir. Ada sejumlah hal yang wajib dilakukan pemain dan klub, seperti swab test (Covid-19) dan hal lainnya.

"Kami tadi sudah simulasikan dan terkait item menjelang pertandingan, harus swab sehingga yang ke lapangan yang negatif saja, yang positif langsung karantina. Bukan hanya satu hari, tapi kami sepakati minimal 5 jam sebelum pertandingan, data (hasil swab) harus sudah disetor dan yang lainnya sedang kami rumuskan," jelas Iwan Bule.

Untuk meyakinkan kepolisian agar bisa memberikan izin kompetisi musim 2021, PSSI dan LIB akan menggelar simulasi pertandingan awal pekan depan. Hal itu untuk menunjukan bagaimana penerapan protokol saat kompetisi dimainkan di tengah pandemi.

PSSI berencana menggelar Liga 1 pada Mei atau Juni 2021. Namun, semua itu harus menunggu hingga kepolisian menurunkan izin pertandingan.

"Setiap laga akan kami paparkan ke kepolisian, jadi kapan pertandingan dimulai saya nunggu izin dulu. Begitu izin oke, baru kami akan persiapkan workshop dan sebagainya sehingga tak ada lagi keraguan," kata Iwan Bule.

"Panduan protokol kami sesuaikan dengan yang ada di Indonesia. Kompetisi rencananya Mei atau Juni, itu rencannaya tapi kami tunggu izin dulu," ujar Iwan lagi..