Labanya Terbesar di Industri, Ini Tanggapan Bos BCA

Labanya Terbesar di Industri, Ini Tanggapan Bos BCA

Terbaiknews - - PT Bank Central Asia Tbk ( BCA) menjadi bank dengan percatatan laba paling tinggi sepanjang 2020...

, - PT Bank Central Asia Tbk ( BCA) menjadi bank dengan percatatan laba paling tinggi sepanjang 2020 dibanding bank-bank lain yang sudah mengumumkan perolehan laba bersih.

BCA mampu membukukan laba sebesar Rp 27,1 triliun sepanjang 2020. Laba ini lebih besar dibanding Bank Mandiri Rp 17,1 triliun, BRI Rp 18,66 triliun, dan BNI Rp 3,3 triliun.

Meski laba masih yang tertinggi dari the big four, Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja mengakui kinerja bank swasta terbesar itu mengalami penurunan.

Baca juga:Antisipasi Banjir, Menhub Inspeksi Pengelolaan Air di Bandara Halim Perdanakusuma

"Secara umum kita tahu performance (laba bersih) turun 5 persen. Meski kalau dibanding sama yang lain kungkin kita lebih baik. Tapi kita harus mengakui itu turun," kata Jahja dalam paparan kinerja BCA secara virtual, Senin (8/1/2021).

Jahja menuturkan, penurunan laba sedikit banyak disebabkan oleh penyaluran kredit yang kurang optimal.

Di masa pandemi Covid-19, perbankan akan lebih prudent dan mengambil langkah hati-hati, meski melepas kredit jadi pendapatan paling menguntungkan.

Di sisi lain, perseroan harus fokus pada beberapa target, antara lain pemberian restrukturisasi kredit kepada debitur dan mengadakan pameran virtual guna menggenjot bisnis bank.

"Kita harus pecah konsentrasi kita sehingga menyebabkan kreditnya minus," ungkap Jahja.

Di sisi lain, perseroan banyak menempatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) khususnya CASA ke Surat Berharga Negara (SBN).

Meski secara Net Interest Margin (NIM) penempatan dana ke SBN lebih kecil dibanding menggelontorkan kredit, imbal hasil dari SBN tersebut masih menopang laba. Belum lagi, imbal hasil SBN di tahun-tahun sebelumnya masih lebih tinggi dibanding saat ini.

Baca juga:BCA Catat Laba Bersih Rp 27,1 Triliun Sepanjang 2020