AP I: Besok Bandara YIA Beroperasi, 135 Penerbangan Bakal Beroperasi

AP I: Besok Bandara YIA Beroperasi, 135 Penerbangan Bakal Beroperasi

Terbaiknews - - Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi mengatakanBandar Udara Yogyakarta...

, - Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi mengatakan, Bandar Udara Yogyakarta International Airport (YIA) Kulon Progo, Yogyakarta bakal beroperasi penuh mulai besok, Minggu (29/3/2020).

"Kami akan segera operasikan secara penuh tanggal 29 maret 2020 dan direncanakan esok pagi sudah akan melaksanakan pengoperasian," kata Faik Fahmi dalam konferensi video, Sabtu (28/3/2020).

Faik menuturkan, bandara akan mengoperasikan sekitar 168 penerbanganmovement. Artinya, sebanyak 32 penerbangan yang sudah ada sebelumnya mendapat tambahan sekitar 136 movement dari Bandara Adisutjipto.

"Dari 168 movement, ada sekitar 84 flight take off dan 84 yang landing di YIA," ujar Faik.

Bandara YIA Beroperasi 29 Maret, Kemenhub Beri Subsidi Tarif Damri di Dua Shelter ini

Kendati demikian, Faik tak memungkiri ada beberapa penerbangan yang meminta pembatalan sementara akibat wabah virus corona (Covid-19).

Faik merinci, hingga saat ini setidaknya ada 53 movement yang telah mengajukan pembatalan (cancel flight).

"Dari 168 ada 53 yang cancel karena penumpangnya secara komersial menurun. Sehingga totalnya besok 135 penerbangan yang mulai operasi secara penuh," ujar Faik.

Adapun penerbangan keberangkatan yang pertama esok hari dimulai dengan keberangkatan maskapai Batik Air menuju Samarinda sekitar pukul 06.00 WIB dan Batik Air ke Jakarta sekitar pukul 06.00 WIB.

Selanjutnya jadwal kedatangan pertama dimulai dari Maskapai Lion Air dari Jakarta sekitar pukul 06.20 WIB.

Pertamina Modernisasi Pengisian Avtur di YIA

Lebih lanjut Faik menuturkan, pemindahan penerbangan ke Bandara YIA dilakukan guna menghindari kelebihan kapasitas penumpang di bandara Adisutjipto. Terlebih pemerintah telah melarang masyarakat berdesak-desakan akibat wabah virus corona.

Faik bilang, saat ini Bandara Adisutjipto sudah kelebihan muatan (over capacity) dari kapasitas yang hanya 1,8 juta penumpang menjadi 8,4 juta penumpang.

"Sedangkan kapasitas bandara YIA 11 kali lipat lebih besar, mampu menampung penumpang 20 juta per tahun. Kapasitas kargo 500 ton per hari," ungkap Faik.

Nantinya, Bandara Adisutjipto yang tetap dikelola oleh Angkasa Pura I tetap dioperasikan. Namun operasinya hanya terbatas untuk pesawat baling-baling.

Sedangkan YIA akan beroperasi penuh secara 24 jam, melayani penerbangan niaga komersial terjadwal dan tidak terjadwal maupun untuk penerbangan charter baik VIP maupun non VIP, dengan 13 rute domestik dan internasional.

"Sebanyak 13 rute domestik antara lain Jakarta, Palembang, Palangkaraya, Batam, Banjarmasin, Samarinda, Makassar, Tarakan, Pontianak, Kualanamu, dan Denpasar," pungkasnya.

Terimbas Virus Corona, Industri Penerbangan Terpuruk

COVID-19 Detais Indonesia