Vaksinasi Nakes Lansia, secara Paralel Lansia Lain Akan Diberi Vaksin Covid-19

Vaksinasi Nakes Lansia, secara Paralel Lansia Lain Akan Diberi Vaksin Covid-19

Terbaiknews - - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyatakanmasyarakat lanjut usia (lansia) umum...

, - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyatakan, masyarakat lanjut usia (lansia) umum secara paralel akan dilakukan pemberian vaksin Covid-19 setelah vaksinasi dilakukan kepada lansia yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan (nakes).

Terkait alasan tenaga kesehatan lanjut usia terlebih dahulu yang divaksin, menurut Budi adalah karena exposure dari virus Covid-19 lebih besar kepada tenaga kesehatan.

“Kita nanti akan mulainya paralel, memang diutamakan adalah tenaga kesehatan, tapi secara paralel kita akan mendata lansia-lansia di luar tenaga kesehatan untuk divaksinasi,” kata Budi melalui konferensi pers daring, Minggu (7/2/2021).

Menkes: Vaksinasi Covid-19 untuk Nakes Lansia Dimulai Senin Besok

Langkah vaksinasi terhadap tenaga kesehatan lanjut usia, kata Budi, dilakukan setelah terbitnya izin penggunaan darurat atau emergency use authorization ( EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terhadap vaksin Sinovac untuk masyarakat usia di atas 60 tahun.

Adapun vaksinasi Covid-19 terhadap tenaga kesehatan usia lanjut akan dimulai pada Senin (8/2/2021).

"Kita juga sudah mengomunikasikan dengan teman-teman jajaran Kemenkes di lapangan agar mulai besok hari Senin jam 9, vaksinasi untuk orang-orang dengan usia di atas 60 tahun bisa kita mulai, dengan prioritas pertama adalah tenaga kesehatan dengan usia di atas 60 tahun," kata Budi.

Budi mengaku bersyukur dengan terbitnya izin edar darurat Sinovac untuk lansia. Pasalnya, lansia menjadi kelompok yang menyumbangkan angka besar dalam kasus kematian akibat Covid-19.

Tingginya Angka Kematian Jadi Alasan BPOM Bolehkan Lansia Disuntik Vaksin Sinovac

Dari total kasus Covid-19 di Indonesia, jumlah lansia yang terpapar virus corona sekitar 10 persen. Tetapi, dari angka tersebut, 50 persen di antaranya meninggal dunia.

"Itu menunjukkan bahwa lansia ini memang risiko (kematian)-nya lebih tinggi dibandingkan dengan kita-kita yang usianya masih di bawah 60 tahun," ujar Budi.

Budi mengatakan, ada sekitar 11.600 tenaga kesehatan usia lebih dari 60 tahun yang hingga kini belum diberi vaksin Covid-19 karena menunggu terbitnya izin edar darurat dari BPOM.