Serang Balik Pengkritik All England, Sekjen BWF: Kami Tak Ambil Untung

Serang Balik Pengkritik All England, Sekjen BWF: Kami Tak Ambil Untung

Terbaiknews - Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto saat berlaga pada babak kedua All England 2020. (Nafielah Mahmudah/PP PBSI)

JawaPos.com – Federasi Bulu Tangkis Dunia BWF mengkritik balik adanya tuduhan bahwa pihaknya sengaja mengambil keuntungan dengan tetap diadakannya All England 2020.

All England berlangsung Arena Birmingham, di tengah pandemi virus korona yang sudah menjalar ke Inggris.

Sekretaris Jenderal BWF Thomas Lund bersikeras untuk mengadakan turnamen karena adanya jaminan kesehatan. Dan itu adalah opsi terbaik. Sebelumnya, beberapa pemain mengutuk pelaksanaan All England. Bahkan sejumlah pemain India memutuskan untuk mundur dari All England.

Menurut laporan, seorang pemain muda yang berstatus sparring partner di tim Taiwan dinyatakan positif virus korona. Sejumlah media Taiwan melaporkan adanya kasus itu.

“Sungguh sangat mengecewakan banyak anggota komunitas bulu tangkis yang berspekulasi kalau kami (BWF) memiliki motif tertentu dengan berlanjutnya ajang itu di saat pandemi,â&;&; kata Lund.

“Perhatian nomor satu kami selalu kesehatan dan keselamatan dari semua yang ada dalam turnamen itu. Namun, pada saat yang sama, kami sangat prihatin tentang adanya dorongan pembatalan turnamen. Kami memikirkan para atlet dan pelatih, jika dibatalkan, mereka tidak punya pendapatan,â&;&; ucapnya.

Mantan pemain nomor satu dunia asal India Saina Nehwal mengklaim bahwa BWF lebih mementinkan soal uang. Dan pelatih India Pullela Gopichand menegaskan bahwa keputusan untuk menggelar All England 2020 itu adalah langkah yang salah.

Salah seorang pemain tunggal putra India Prannoy HS Prannoy yang batal terbang ke All England mengatakan bahwa BWF hanya memikirkan pendapatan saja.

Namun, Lund menegaskan bahwa untuk menghentikan turnamen itu sangat sulit dan wabah tersebut datang ke Inggris dengan tidak terduga. Pemerintah Inggris juga sudah mengantisipasi kesehatan para peserta.

â&;&;Waktu itu kami tetap melanjutkan turnamen tersebut, karena BWF tidak pernah mengambil keuntungan. BWF yakin tetap menggelar turnamen, karena atlet dan tim dijamin keselamatan dan kesehatannya,” tandasnya.

COVID-19 Detais Indonesia