Kraton Kerajaan Agung Sejagat Pasang Lambang Bintang David dan Nazi, Apa Maksudnya?

Kraton Kerajaan Agung Sejagat Pasang Lambang Bintang David dan Nazi, Apa Maksudnya?

Terbaiknews - Totokpetinggi Kerajaan Agung Sejagat Purworejo menaiki kuda. 

- KemunculanKerajaanAgungSejagat(KAS)Purworejomembuat heboh masyarakat

PemimpinKerajaanAgungSejagat(KAS)Purworejomengklaim memiliki kekuasaan di seluruh dunia.

Mereka mendirikan bangunan seperti keraton di Desa Pogung Jurutengah, Bayan, Purworejo.

Lambang nazi berada di tengah Bintang David. Kedua lambang berwarna emas.

Kraton Kerajaan Agung Sejagat Pasang Lambang Bintang David dan Nazi, Apa Maksudnya?
Lambang Bintang David dan Nazi di sekitar singgasana Kerajaan Agung Sejagat Purworejo (whatsapp)

PemimpinKerajaanAgungSejagat(KAS)Purworejoyang dipanggil Sinuhun Totok Santoso Hadiningrat dan istrinya yang dipanggil Kanjeng Ratu Dyah Gitarja berdasarkan informasi telah memiliki pengikut 425 orang.

Kata Ganjar

Menanggapi hal ini, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menuturkan keberadaan kerajaan tersebut harus diuji secara ilmu pengetahuan.

"Syukur-syukur ada perguruan tinggi yang mendampingi. Baik juga untuk didiskusikan," kata Ganjar dalam keterangannya, Senin (13/1/2020).

Orang nomor satu di Jateng itu juga meminta Pemerintah KabupatenPurworejountuk mengajak komunikasi pentolan KAS sehingga mengetahui tujuan dan maksudnya.

"Kalau memang baik untuk masyarakat ya berarti baik.

Source : https://www.tribunnews.com/nasional/2020/01/14/kraton-kerajaan-agung-sejagat-pasang-lambang-bintang-david-dan-nazi-apa-maksudnya

Berita terkini

Warga Australia di Wuhan akan Dievakuasi Kemudian Dikarantina

Warga Australia di Wuhan akan Dievakuasi Kemudian Dikarantina

PEMERINTAH Australia berencana mengevakuasi warga mereka yang berada di pusat wabah virus korona di...

terkait

Pertanyakan Pemecatan Dirut TVRI, DPR Kompak Bela Helmy Yahya

Pertanyakan Pemecatan Dirut TVRI, DPR Kompak Bela Helmy Yahya

– Rapat dengar pendapat di Komisi I DPR kemarin (28/1) menjadi panggung pembelaan...

terkait

TNI AU Siapkan 2 Boeing 737 dan Satu Hercules C130 untuk Evakuasi WNI dari Wuhan

TNI AU Siapkan 2 Boeing 737 dan Satu Hercules C130 untuk Evakuasi WNI dari Wuhan

ILUSTRASI - TMC - Petugas sedang memasukkan garam kedalam konsul garam untuk melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di Pangakalan Udara Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Selasa (24/9). Hercules milik TNI AU diperbantukan untuk melakukan penyemaian awan atau hujan buatan yang langsung menebarkan empat ton garam di beberapa titik di Riau. 

terkait

Harun Masiku Buron, Politisi Demokrat Kritisi Yasonna Laoly yang Pecat Dirjen Imigrasi: Konyol

Harun Masiku Buron, Politisi Demokrat Kritisi Yasonna Laoly yang Pecat Dirjen Imigrasi: Konyol

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly usai memberikan kuliah umum di Sekolah Tinggi Filsafat Teologi (STFT) Jakarta, Jl Proklamasi, Jakarta Pusat, Senin (27/1/2020). 

terkait

Antisipasi Skenario Terburuk Virus Corona, AS Kembangkan Vaksin, Berapa Lama Prosesnya?

Antisipasi Skenario Terburuk Virus Corona, AS Kembangkan Vaksin, Berapa Lama Prosesnya?

Petugas keamanan berpatroli di pasar ikan tradisional Huanan di kota Wuhan, China, Jumat (24/1/2020). Pasar ikan itu ditutup setelah virus corona yang mematikan dideteksi berasal dari pasar itu. 

terkait

Ahli Medis di Hong Kong Peringatkan Wabah Virus Corona akan Mendunia: Kita Harus Bersiap

Ahli Medis di Hong Kong Peringatkan Wabah Virus Corona akan Mendunia: Kita Harus Bersiap

Petugas keamanan berpatroli di pasar ikan tradisional Huanan di kota Wuhan, China, Jumat (24/1/2020). Pasar ikan itu ditutup setelah virus corona yang mematikan dideteksi berasal dari pasar itu. 

terkait

Viral Video Pria Bagikan 500 Masker ke Kantor Polisi di China, Dapat Sikap Hormat dari Petugas

Viral Video Pria Bagikan 500 Masker ke Kantor Polisi di China, Dapat Sikap Hormat dari Petugas

Viral Video Seorang Pria yang Bagikan Masker ke Kantor Polisi di China, Polisi Langsung Beri Hormat 

terkait

'No need' to evacuate Indonesians from Hubei: Minister

'No need' to evacuate Indonesians from Hubei: Minister

Staff members hold photographs of Indonesian students from Aceh trapped in the Chinese city of Wuhan following a lockdown due to a deadly virus outbreak, at an information booth in Banda Aceh on January 28, 2020. - The virus, which can cause a pneumonia-like acute respiratory infection, has in a matter of weeks killed more 106 people and infected more than 4,000 in China, while cases have been identified in more than a dozen other countries. (AFP/Chaideer Mahyuddin)

terkait