Korban Mutilasi Kalibata Dipotong 11 Bagian dengan Gergaji dan Golok

Korban Mutilasi Kalibata Dipotong 11 Bagian dengan Gergaji dan Golok

Terbaiknews - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana memberikan keterangan terkait pembunuhan dan mutilasi di Kalibata City. Dua pelaku juga dihadirkan di Mapolda Metro Jaya (Sabik Aji Taufan/JawaPos.com)

– Pria berinisial RHW, 32, menjadi korban pembunuhan sadis. Sang pria ditemukan tewas dalam keadaan dimutilasi dan potongan tubuhnya dimasukkan ke dalam kresek dan koper. Jasad yang sudah dimutilasi itu ditemukan di apartemen Kalibata City, Rabu (16/9).

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana mengatakan, saat ditemukan petugas, tubuh korban sudah dipotong-potong menjadi 11 bagian. “Ini perbuatan yang sangat keji, mereka memotong tubuh korban menjadi 11 potongan,” kata Nana di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (17/9).

Pelaku memutilasi korban dengan gergaji dan golok. Kedua barang bukti tersebut sampai sekarang belum ditemukan penyidik karena dibuang ke tong sampah oleh pelaku setelah dipakai.

Kepada penyidik, pelaku mengaku memutilasi korban karena bingung melihat korban sudah tak bernyawa. Mereka tak tahu bagaimana mengeluarkan korban dari apartemen agar tidak diketahui orang. Sehingga memutuskan dipotong 11 bagian dan dimasukkan ke dalam koper agar lebih mudah dibawa.

“Mereka menyiapkan batu bata dipukulkan ke kepala korban sebanyak 3 kali kemudian menusuk korban sebanyak 7 kali sehingga korban meninggal dunia,” jelas Nana.

Sebelumnya, mayat seorang pria menggegerkan warga Tower Ebony Lantai 16 Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (16/9). Mirisnya, korban ditemukan dalam keadaan dimutilasi.

Kapolsek Pancoran Kompol Johanies Soeprijanto Sinateroe mengatakan, jenazah pertama kali ditemukan pada pukul 19:00 WIB. “Benar ada penemuan mayat di Apartemen Kalibata City saat kami cek sudah ditangani Polda Metro Jaya,” ucap Johanies.

Saksikan video menarik berikut ini:

COVID-19 Detais Indonesia