Kemendikbud Apresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah

Kemendikbud Apresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah

Terbaiknews - Ilustrasi logo Kemendikbud (Kemendikbud)

JawaPos.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyampaikan apresiasi yang kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah untuk mempercepat implementasi link and match antara dunia pendidikan dengan dunia industri dan dunia kerja (IDUKA).

“Jika dukungan terhadap pendidikan vokasi dilakukan seluruh pemerintah provinsi/kabupaten/kota di Indonesia, hal itu akan membuat pendidikan vokasi naik kelas. Tak saja dari sisi kualitas, tetapi juga citra lulusan SMK di dunia kerja,” ucapDirektur Jenderal Pendidikan VokasiWikan Sakarintodalam siaran pers, Kamis (17/9).

Adapun, sebelumnya Pemprov Jawa Tengah dan Presiden Direktur Kawasan Industri Kendal (KIK) telah melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman pada 8 September kemarin. Kedua belah pihak akan bekerja sama dalam melakukan percepatan kualitas pendidikan vokasi serta bersinergi antara SMK dengan dunia usaha dan industri.

Guna mendukung percepatan revitalisasi SMK, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pun telah membentuk Tim Kerja Pembinaan dan Pengembangan Vokasi. Terdiri dari unsur pemerintah daerah, Kadin, dunia usaha dan industri, perguruan tinggi, praktisi dan pemangku kepentingan pendidikan vokasi.

“Industri itu harus bergerak bersama SMK. Dengan demikian, lulusan SMK memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri,” ucap Ganjar beberapa waktu lalu.

Saat ini, di Jawa Tengah angka keterserapan lulusan SMK di dunia usaha dan industri sebesar 62 persen, selebihnya 13 persen melanjutkan ke perguruan tinggi dan yang 25 persen terbagi wirausaha mandiri dan masa tunggu.

Salah satu langkah kerja Tim Pembinaan dan Pengembangan Vokasi Jawa Tengah adalah menjalin kerjasama antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan Kawasan Industri Kendal.

Melanjutkan, Wikan berujar, pendidikan vokasi dianggap berhasil jika SMK sudah memiliki sistem keterserapan yang baik bagi lulusannya. Hal itu ditandai dengan keterampilan lulusan sekolah yang menarik perhatian industri.

Dia meyakini, lulusan-lulusan yang benar-benar match dengan kebutuhan dunia usaha akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan bangsa. “Semoga perjuangan kompak dan cerdas seluruh pihak ini, akan mempercepat lahirnya jutaan lulusan vokasi yang kompeten dan unggul secara signifikan,” harapnya.(*)

COVID-19 Detais Indonesia