Kapolres Sidoarjo Bawa Mbah Bejo untuk Sosialisasi Prokes

Kapolres Sidoarjo Bawa Mbah Bejo untuk Sosialisasi Prokes

Terbaiknews - – Sulastri mendadak penasaran kemarin. Pedagang sayur di Pasar Porong Sidoarjo itu juga...

– Sulastri mendadak penasaran kemarin. Pedagang sayur di Pasar Porong Sidoarjo itu juga sempat kaget ketika berjualan di lapaknya. Sebab, muncul rombongan polisi yang dipimpin Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji yang didahului rombongan orang dengan pakaian punakawan.

’’Saya kira ada apa. Tapi, ternyata polisi pakai pakaian wayang,’’ kata Sulastri, lantas tertawa. Dia mengaku salut dengan upaya sosialisasi polisi. Dengan gaya yang santai dan lucu, Sulastri mengaku lebih bisa memahami pesan protokol kesehatan tersebut.
Yang menjadi maskot dari rombongan kemarin adalah karakter Mbah Bejo. Dia diperankan oleh Kanitlaka Satlantas Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistyono, yang memang kebetulan berperawakan tinggi besar. Meski dia seorang polisi, tapi Sugeng mampu memerankan karakter Mbah Bejo dengan baik. Juga lucu dan menghibur.

Dalam karakternya, Mbah Bejo merupakan seorang tokoh tradisional Jawa yang sakti mandraguna. Ilmunya yang paling tinggi adalah 5M. Yakni, memakai masker, mencuci tangan pakai sabun di air yang mengalir, menjaga jarak satu dengan yang lainnya, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilitas dan interaksi. Sesuai dengan protokol Covid-19.

“Jangan ada yang takut semua akan beres ada Mbah Bejo. Asal tetap mematuhi protokol kesehatan 5M. Kita aman dari Virus Corona,” sapa Mbah Bejo dan beberapa punakawannya kepada para pedagang dan masyarakat di Pasar Porong.

Selain itu, bersama Kapolresta, Mbah Bejo juga memasang stiker mengenai pentingnya prokes ke kendaraan box pedagang maupun di lapak-lapak. Juga melakukan tanya jawab interaktif dengan tujuan lebih menginternalisasikan pesan protokol kesehatan kepada para pedagang.

Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji mengatakan, pihaknya bersama TNI serta instansi lain tidak hanya masif melakukan Operasi Yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan. Melainkan juga masif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya mematuhi gerakan 5M.

“Seperti yang dilakukan Satlantas Polresta Sidoarjo kali ini mempunyai cara unik mengedukasi masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19. Yaitu dengan membuat tokoh Mbah Bejo beserta punakawannya yang mengajak masyarakat disiplin protokol kesehatan,” jelasnya.

Dokter di Inggris Sebut Pilek dan Hidung Meler jadi Gejala Covid-19

Sumardji juga mengatakan bahwa dirinya memang fokus kepada sejumlah titik yang bisa menjadi awal persebaran Covid-19. Seperti pasar, terminal, dan pusat-pusat keramaian lainnya. ’’Pasar memang mempunyai peran penting. Ia berfungsi sebagai sentra ekonomi, dan semua orang banyak yang tergantung kepadanya. Otomatis, maka akan banyak terjadi interaksi dan mobilitas di pasar,’’ terangnya. ’’Di sisi lain, jika tidak di-manage dengan baik, pasar bisa menjadi kluster baru. Maka, protokol 5M benar-benar menjadi lebih urgent diterapkan di sini,’’ tambahnya.

Saksikan video menarik berikut ini: