Gaspol Uji Spesimen, Bima Arya Terima Mobile BSL 2 dari Menristek

Gaspol Uji Spesimen, Bima Arya Terima Mobile BSL 2 dari Menristek

Terbaiknews - BogorIDN Times - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menerima bantuan berupa Mobile Bio Safety...

Bogor, IDN Times - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menerima bantuan berupa Mobile Bio Safety Laboratorium (BSL) 2 dari Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) dalam rangka membantu meningkatkan pemeriksaan spesimen COVID-19 di Kota Bogor.

Menristek Bambang Brodjonegoro mengatakan Bogor menjadi kota penerima pertama Mobile BSL 2 yang merupakan bagian dari kegiatan Bakti Inovasi dalam rangka penanggulangan COVID-19.

"Dan ini pertama kalinya kami memberikan hibah Mobile BSL 2 kepada pihak ketiga, yaitu Pemerintah Kota Bogor. Harapan kami hibah ini benar-benar bermanfaat untuk bisa mengendalikan COVID-19 di Kota Bogor, pengujian semakin meningkat, penyaringan semakin bagus dan semakin sedikit warga Kota Bogor yang terpapar COVID-19,” kata Bambang saat serah terima kepada Wali Kota Bogor Bima Arya di Plaza Balai Kota Bogor, Senin (11/1/2021) lalu.

1. Mobile BSL 2 mendukung pelaksanaan testing, tracing dan treatment (3T) di Kota Bogor

Gaspol Uji Spesimen, Bima Arya Terima Mobile BSL 2 dari Menristekyoutube.com/IDNTimes

Bambang mengatakan Kemenristek melalui Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) telah membuat beberapa Mobile BSL 2 dan sudah dipakai beberapa pihak, di antaranya BUMN dengan cara membeli atau pinjam pakai oleh rumah sakit.

Kehadiran Mobile BSL 2 versi trailer, lanjut Menristek, sangat penting untuk mendukung upaya penanganan COVID-19 di Kota Bogor khususnya dalam upaya testing, tracing dan treatment (3T).

Kepada Pemkot Bogor, Bambang menitipkan operasional Mobile BSL 2 yang membutuhkan disiplin pengelolaan laboratorium yang ketat. Keterbatasan reagen atau bahan, sumber daya manusia (SDM) dan pemeliharaan serta perawatan umumnya menjadi persoalan yang dihadapi dalam pengoperasiannya.

Selain Mobile BSL 2, Kemenristek juga menyerahkan bantuan paket antibodi atau imunomodulator yang berfungsi membantu menjaga daya tahan tubuh (imunitas) berbasis herbal.

2. Bima Arya yakin Mobile BSL 2 akan memperkuat kapasitas laboratorium PCR Bogor

Gaspol Uji Spesimen, Bima Arya Terima Mobile BSL 2 dari Menristek(Wali Kota Bogor Bima Arya) IDN Times/Margith Juita Damanik

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya menyampaikan apresiasi atas bantuan dari Kemenristek. Dia mengatakan Mobile BSL 2 sangat berarti dan luar biasa dan keberadaannya mampu memperkuat kapasitas laboratorium PCR yang sudah ada di Kota Bogor.

Di hadapan Menristek, Bima Arya juga menerangkan perkembangan kasus COVID-19 di Kota Bogor disertai langkah penanganannya, salah satunya renovasi wisma atlet di GOR Pajajaran Kota Bogor yang rencananya dijadikan rumah sakit lapangan dengan kapasitas 17 tempat tidur dan akan mulai beroperasi pada 18 Januari 2021.

"Seiring pertambahan kasus, kita membutuhkan yang lebih cepat dan lebih banyak, jadi dengan kapasitasnya 940 sampel kita akan mempersiapkan SDM agar lebih maksimal," kata Bima.

3. Kapasitas pengujian 940 spesimen dalam waktu 24 jam

Gaspol Uji Spesimen, Bima Arya Terima Mobile BSL 2 dari MenristekIlustrasi. Pengoperasian laboratorium PCR COVID-19 (ANTARA FOTO/Makna Zaezar)

Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Hammam Riza mengatakan untuk memperkuat mobilitas Mobile BSL 2 dibangun platformnya dalam konsep trailer sehingga mudah dioperasikan. Ada juga penambahan fasilitas berupa ekstraksi RNA sehingga bisa menggunakan reagen yang lebih bervariasi dan bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dan tipe reagen yang ada. Penyempurnaan juga dilakukan untuk tata letak dan akurasi data sehingga keamanan penguji pribadi.

"Dengan penyempurnaan ini kami berharap dapat memperbesar kapasitas pengujian dengan menggunakan PCR ini sampai 940 spesimen dalam waktu 24 jam. Ada 94 spesimen untuk satu tempat tidur dan dalam 24 jam yang bisa dilaksanakan di 10 tempat tidur," ujar Hammam.

Hadir dalam serah terima Mobile BSL 2, Wakil Wali Kota Bogor, Sekda Kota Bogor, pimpinan unsur Forkopimda Kota Bogor dan OPD terkait.

COVID-19 Detais Indonesia