Ekspor Sepeda Indonesia Meningkat di Masa Pandemi Corona, Ini Angkanya

Ekspor Sepeda Indonesia Meningkat di Masa Pandemi Corona, Ini Angkanya

Terbaiknews - KOMPAS.com - Pandemi virus corona Covid-19 mendongkrak jumlah pengguna sepedatidak hanya di...

KOMPAS.com - Pandemi virus corona Covid-19 mendongkrak jumlah pengguna sepeda, tidak hanya di Indonesia namun juga di dunia.

Peningkatan tren bersepeda selama pandemi dicatat oleh Strava, sebuah aplikasi yang mengukur aktivitas fisik atau olahraga.

Strava mencatat, sepanjang 2020 terjadi peningkatan aktivitas bersepeda di dunia jumlahnya hingga 8,1 miliar mil. Pada tahun sebelumnya, pengendara sepeda menempuh lebih dari 5,6 miliar mil.

346 Ahli Memprediksi Sepeda dan Bus Akan Jadi Alat Transportasi Dominan di Perkotaan

Ekspor sepeda Indonesia

Di sisi lain, tren ini juga membawa dampak ekonomi bagi Indonesia, sebagai salah satu negara pengekspor sepeda.

Hubungan Masyarakat Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), Winston Simbolon Tumanggor menyatakan bahwa ada peningkatan ekspor sepeda selama pandemi.

"Adanya fenomena tersebut ternyata turut mendorong kenaikan permintaan sepeda Indonesia," kata Winston, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (4/1/2021).

LPEI mencatat jumlah ekspor sepeda Indonesia pada Januari sampai November 2020 mencapai 103,37 juta dollar AS.Atau setara dengan 1,4 triliun rupiah.

Jumlah ini menunjukkan adanya peningkatan sampai 27,52 persen.

Sebab pada periode yang sama Januari sampai November 2019 total ekspor sepeda Indonesia hanya 81,06 juta dollar Amerika Serikat (AS).

Jenis sepeda

Selain itu, jika dilihat dari jenis atau tipe sepeda, yang paling banyak diekspor masuk dalam kategori sepeda roda dua.

Dengan nilai ekspor 97,46 juta dollar Amerika Serikat, setara dengan 94 persen total ekspor sepeda. Sisanya, ada tipe sepeda balap, dan sepeda anak.

Catat, Ini Aturan Isyarat Tangan bagi Pengendara Sepeda