Demi Pemberdayaan SDM, Perta Arun Gas & ITS Tandatangani MoU

Demi Pemberdayaan SDM, Perta Arun Gas & ITS Tandatangani MoU

Terbaiknews - JakartaCNBCÂIndonesia - Dalam rangka perwujudan Visi menjadi Perusahaan regasifikasi kelas...

Jakarta, CNBCÂIndonesia - Dalam rangka perwujudan Visi menjadi Perusahaan regasifikasi kelas dunia, Perta Arun Gas kembali melakukan Penandatangan Kesepakatan (MOU) dengan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, di Gedung Rektorat 2, ITS Senin (26/10/2020).

Penandatanganan MoU terkait Penjajakan Kerjasama Bidang Teknik, Sosial, Ekonomi, dan Sumber daya manusia ditandatangani langsung oleh President Director PAG, Arif Widodo, dan Rektor ITS, Prof. Dr. Ir. Mochamad Ashari MEng., dengan mengikuti protokol covid -19 yang telah ditetapkan.

Dalam sambutannya, President Director PAG, Arif Widodo menyampaikan bahwa PAG melakukan upaya - upaya untuk dapat mewujudkan Visinya yaitu menjadi Perusahan regasifikasi dan LNG Hub kelas dunia dan untuk pengembangan bisnisnya, PAG melakukan upaya terbaiknya untuk melakukan kajian-kajian terhadap peluang bisnis barunya. Bersamaan dengan hal tersebut, PAG juga melakukan pemberdayaan SDM dan memberikan kontribusi terbaiknya di dunia pendidikan.


"Potensi kerja sama dengan ITS dapat berupa transfer knowledge dan technology melalui program pembelajaran mahasiswa di fasilitas dan kilang PAG serta potensi kerjasama bentuk lainnya yang spesifik baik kajian pra project dst," jelas Arif.

"Harapan kami, Penjajakan kerjasama ini menjadi awal Kesepakatan PAG bersama dengan ITS yang nantinya mampu membawa banyak manfaat bagi dua belah pihak, tentunya dengan memperkuat komitmen kita, baik bagi kami PAG sebagai entitas Bisnis maupun bagi ITS untuk terus berkiprah," tambah Arif.

Sementara itu, Rektor ITS, Prof. Dr. Ir. Mochamad Ashari MEng mengatakan bahwa dirinya menyambut dengan sangat baik atas penandatanganan penjajakan kerjasama ini. Lebih lanjut, Prof. Ashari mengharapkan PAG dan ITS dapat bersama-sama bersinergi dalam hal pemberdayaan mahasiswa ini.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)

COVID-19 Detais Indonesia