Cegah Virus Corona, Mendagri Minta Masyarakat Hindari Kerumunan

Cegah Virus Corona, Mendagri Minta Masyarakat Hindari Kerumunan

Terbaiknews - JakartaIDN Times - Sebagai upaya pencegahan penularan virus corona COVID-19Menteri Dalam...

Jakarta, IDN Times - Sebagai upaya pencegahan penularan virus corona COVID-19, Menteri Dalam NegeriTito Karnavian meminta masyarakat untuk melakukan social distancing atau jaga jarak dan menghindari kerumunan.

“Saya memberikan masukan tentang upaya yang perlu dilakukan, ke depan kita memasuki fase penularan sehingga saya kira yang penting kita upayakan juga membuat kebijakan social distancing, hindari kerumunan-kerumunan yang dapat menjadi media penularan,” kata Tito, dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (20/3).

1. Mendagri minta seluruh kegiatan yang melibatkan banyak orang ditunda secepat mungkin

Cegah Virus Corona, Mendagri Minta Masyarakat Hindari KerumunanKerumunan pengunjung Taiwan Lantern Festival 2020 di Taichung (IDN Times/Vanny El Rahman)

Mendagri meminta kepada seluruh masyarakat agar kegiatan yang melibatkan banyak orang atau massa dapat ditunda secepat mungkin.

“Kegiatan seperti kewisataan, jangan bertumpuk ramai-ramai berdekatan, karena justru akan menimbulkan media penularan, kalau ada silakan, tapi jaga jarak," ujarTito.

"Kemudian berikutnya lagi, misalnya kegiatan olahraga, seni, kerumunan keagamaan, ini juga tolong secepat mungkin ditunda,” tegasnya.

2. Masyarakat perlu edukasi pencegahan virus corona tanpa membuat panik

Cegah Virus Corona, Mendagri Minta Masyarakat Hindari KerumunanIlustrasi pemeriksaan suhu tubuh (Dok. Jasa Marga)

Tindakan social distancing tersebut dilakukan tentutanpa menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.

Dengan demikian, edukasi ke masyarakat diperlukan sebagai pengetahuan untuk dapat mengatasi dan melakukan pencegahan virus corona COVID-19 tanpa rasa panik.

“Untuk itu perlu ada upaya-upaya, yang pertama melakukan edukasi secara masif tapi tidak membuat panik, tentang apa itu COVID-19, bagaimana sistem penularannya, kemudian karakteristiknya berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Tiongkok, yang mengalami pertama dan telah dibukukan. Saya tadi sudah menyerahkan bukunya ke Bapak Gubernur untuk dijadikan bahan masukan pembuatan kebijakan,” jelas Tito.

3. Edukasi pencegahan virus corona dan sosialisasi Social Distancing perlu dilakukan hingga ke unit keluarga

Cegah Virus Corona, Mendagri Minta Masyarakat Hindari KerumunanANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Edukasi dan sosialisasi terkait pencegahan virus corona perlu dilakukan hingga ke unit terkecil seperti keluarga, dengan melibatkan seluruh jaringan unsur pemerintahan. Dengan harapan, pencegahan penularan virus corona dapat dilakukan secara efektif.

“Ini kemudian selain upaya-upaya untuk melakukan edukasi sampai ke tingkat terkecil keluarga, ini mengerahkan jaringan pemda provinsi, kabupaten sampai kecamatan, desa, termasuk juga jaringan dari Polda, Korem, menyampaikan konten-konten kepada masyarakat apa yang harus dilakukan untuk mencegah penularan, apa yang harus dilakukan untuk memperkuat daya tahan tubuh, tanpa membuat masyarakat menjadi panik,” pesan Tito.

4. Upaya mitigasi perlu dilakukan setelah adanya tindakan preventif

Cegah Virus Corona, Mendagri Minta Masyarakat Hindari KerumunanMitigasi Jasa Marga untuk pencegahan virus corona (Dok. Jasa Marga)

Setelah dilakukan tindakan preventif, upaya perencanaan dan mitigasi yang tepat juga diperlukan, agar penderita dapat sembuh total dan tanpa melakukan penularan dengan orang lain. Untuk itu ia pun memastikan kesiapan alat kesehatan dan sarana prasarana kesehatan di Provinsi Banten cukup memadai untuk mitigasi.

“Kemudian yang berikutnya lagi adalah upaya untuk mitigasi, mitigasi mempersiapkan sarana prasarana termasuk rumah sakit, laboratorium, agar masyarakat dapat melaksanakan pemeriksaan dan kemudian perawatan bagi yang teridentifikasi positif, dan kemudian melakukan mitigasi bila ternyata mungkin terjadi peningkatan jumlah yang terpapar. Kalau ini terjadi maka mekanisme sistem kesehatan di Banten siap,” ujarnya.

https://www.youtube.com/embed/Bg4nZkBuZzQ

COVID-19 Detais Indonesia