Beri Perlindungan Saksi Kematian Pendeta Yeremia, LPSK Temui TGPF Intan Jaya

Beri Perlindungan Saksi Kematian Pendeta Yeremia, LPSK Temui TGPF Intan Jaya

Terbaiknews - - Pihak Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPKS) menemui Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF)...

, - Pihak Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPKS) menemui Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Intan Jaya guna mencari masukan sebelum memberikan perlindungan terhadap saksi kematian Pendeta Yeremia Zanambani di Intan Jaya, Papua, pada September 2020.

Dalam upaya memberikan perlindungan saksi, Wakil Ketua LPSK Maneger Nasution bersama tim lebih dulu menemui salah satu eks anggota TGPF yang juga anggota Komisi Hukum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Johny Simanjuntak.

Mabes TNI Sebut Proses Penuntasan Kasus Penembakan Pendeta Yeremia Masih Panjang

Dari Johny, tim LPSK banyak mendapatkan masukan untuk memperkuat proses perlindungan yang akan dilakukan.

Bahkan, Johny menyampaikan, dalam hal ini PGI, berkomitmen untuk membantu LPSK.

Kemudian, pada Kamis (4/2/2021), Nasution bersama tim menemui mantan Ketua Tim Investigasi Lapangan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Intan Jaya, Benny Mamoto.

Nasution mengatakan, pengumpulan informasi dan masukan penting dilakukan sebelum tim memutuskan terbang ke Papua.

"Pengumpulan informasi tidak saja di Jakarta, tetapi kita juga akan menggali masukan di Papua," ujar Nasution dalam keterangan tertulis, Jumat (5/2/2021).

Nasution mengatakan, pengumpulan informasi dan masukan ini juga bertujuan supaya tim bisa mendapatkan gambaran secara lebih komprehensif tentang kondisi di lapangan.

"Koordinasi dan komunikasi terus kita jalin dengan harapan proses perlindungan nantinya dapat berjalan sesuai harapan," kata Nasution.

TNI AD Bakal Proses Hukum Prajuritnya jika Terlibat Kasus Penembakan Pendeta Yeremia

Dalam pertemuan tersebut, Benny Memoto menggambarkan secara singkat hasil kerja timnya dalam menyelidiki kasus penembakan Pendeta Yeremiah.