Bapak Program Rudal Balistik Iran Dibunuh, Khomeni Murka

Bapak Program Rudal Balistik Iran Dibunuh, Khomeni Murka

Terbaiknews - JakartaCNBC Indonesia - Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khomenei marah besar atas pembunuhan...

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khomenei marah besar atas pembunuhan ahli nuklirnyaMohsen Fakhrizadeh yang ditembak sekelompok orang di dekat ibukota Teheran.

Dilansir dari AFP,Khomenei pada hari Sabtu (28/11/2020) menyerukan untuk "menghukum" mereka yang berada di balik pembunuhan seorang ilmuwan nuklir papan atas, menambahkan bahwa pekerjaannya harus dibawa ke depan.

Dia menyerukan untuk "menindaklanjuti kejahatan ini dan tentu saja menghukum para pelaku dan mereka yang bertanggung jawab, dan ... melanjutkan upaya ilmiah dan teknis dari syuhada ini (Fakhrizadeh) di semua bidang yang dia kerjakan," menurut pernyataan pemimpin tertinggi dalam situs resmi pemerintah.


Selain itu Khamenei menyebut Mohsen Fakhrizadeh sebagai "ilmuwan nuklir dan pertahanan bergengsi" dan mengatakan ia "menjadi martir oleh tangan penjahat dan tentara bayaran yang kejam".

"Ilmuwan yang tak tertandingi ini memberikan hidupnya yang berharga kepada Tuhan karena upaya ilmiahnya yang besar dan langgeng, dan hadiah tertinggi kemartiran adalah pahala ilahi," tambahnya.

Fakhrizadeh wafat setelah terluka parah ketika penyerang menargetkan mobilnya dan terlibat dalam baku tembak dengan pengawalnya di luar ibukota Teheran pada hari jumat (27/11/2020), menurut kementerian pertahanan Iran.

Presiden Iran Hassan Rouhani sebelumnya menuduh musuh bebuyutan Iran, Israel, bertindak sebagai "tentara bayaran" bagi Amerika Serikat dan berusaha menciptakan kekacauan dengan melakukan pembunuhan itu. Selain itu ia berjanji akan membalas aksi yang ia tuding dilakukan oleh Tel Aviv itu.

"Pembunuhan martir Fakhrizadeh menunjukkan keputusasaan musuh kita dan kedalaman kebencian mereka ... Kemartirannya tidak akan memperlambat pencapaian kita." ucap Rouhani

Informasi saja, Mohsen Fakhrizadeh merupakan ilmuwan nuklir yang misterius. Ketika hidup dia menjadi target sanksi PBB karena terlibat dalam program pengembangan senjata nuklir. Sumber Reuters menyebut Mohsen Fakhrizadeh terlibat dalam pengembangan rudal balistik Iran dan dia dianggap sebagai bapak program itu.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)

COVID-19 Detais Indonesia