Bakal Gelar Demo di Grahadi, Ribuan Buruh Dicegat Aparat di Sidoarjo

Bakal Gelar Demo di Grahadi, Ribuan Buruh Dicegat Aparat di Sidoarjo

Terbaiknews - Massa buruh melakukan aksi demo menuntut kenaikan UMK dan tolak UU Cipta Kerja. (Istimewa)

–Surabaya bakal digeruduk massa buruh luar Surabaya pada Kamis (19/11). Mereka akan menggelar aksi di kantor Gubernur Jatim dan Gedung Negara Grahadi untuk menuntut kenaikan UMK serta menolak UU Cipta Kerja. Aksi direncanakan akan digelar sore ini (19/11). Namun sejak pukul 11.30 WIB, mereka dihentikan petugas kepolisian ketika memasuki wilayah Sidoarjo.

Menurut Wakil Ketua DPW Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jawa Timur Nuruddin Hidayat, massa buruh tersebut didominasi dari Pasuruan dengan jumlah ribuan orang. ”Kurang lebih ada 2.000 orang. Jumlah kendaraan bus saja ada dua puluh unit. Selain itu, massa juga naik motor dan mobil truk,” kata Nuruddin Kamis (19/11) siang.

Nuruddin mengatakan, polisi meminta mereka untuk melewati wilayah Jalan Lingkar Timur di pertigaan Sidoarjo. ”Massa dilarang masuk Surabaya lewat Alun-Alun Sidoarjo. Mereka diminta lewat Lingkar Timur,” papar Nuruddin Hidayat.

Namun, massa tetap memaksa lewat Alun-Alun Sidoarjo. Pasalnya, mereka telah berjanji dengan buruh Sidoarjo di Masjid Agung. Massa pun melakukan negosiasi dengan aparat kepolisian selama 15 menit. Mereka pun akhirnya diperbolehkan melalui jalan utama Kota Sidoarjo.

”Negosiasi 15 menit. Kita negosiasi massa aksi diperbolehkan lewat Sidoarjo kota. Enggak ada bentrokan. Cuma negosiasi, gak sampai ada represif,” ujar Nuruddin Hidayat.

Setelah dicegat, sore ini (19/11) ribuan buruh Pasuruan tersebut telah bertemu dengan massa Sidoarjo di Masjid Agung Sidoarjo. Kemudian, mereka melakukan longmarch menuju Kantor Gubernur Jatim. ”Ini kan teman-teman berhenti dulu di Alun-Alun Sidoarjo, salat Duhur di Masjid Agung, kemudian massa berangkat bareng-bareng menuju Surabaya,” kata Nuruddin Hidayat.

Saksikan video menarik berikut ini:

COVID-19 Detais Indonesia