5 Hal yang Perlu Dipersiapkan saat Melahirkan di Tengah Pandemi

5 Hal yang Perlu Dipersiapkan saat Melahirkan di Tengah Pandemi

Terbaiknews - ILUSTRASI. Hamil di tengah pandemi Covid-19 memang perlu perlindungan ekstra. Terlebih jika sudah mendekati waktu melahirkan. Keamanan dan kenyamanan adalah yang utama. ( Jamie Grill/Getty Images/Everyday Health)

– Hamil di tengah pandemi Covid-19 memang perlu perlindungan ekstra. Sebab, ibu hamil merupakan salah satu kelompok yang rentan terpapar virus. Terlebih jika sudah mendekati waktu melahirkan. Keamanan dan kenyamanan bagi ibu serta sang buah hati adalah yang utama.

Segala hal mulai dipertimbangkan. Mulai dari perlengkapan melahirkan, surat-surat, tes kesehatan, hingga memilih rumah sakit untuk persalinan. Diungkapkan dr. Adittya, MARS selaku Direktur Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Bunda Jakarta, sebenarnya ada beberapa hal yang perlu dipikirkan ibu hamil dan pasangan saat memilih tempat bersalin.

Selain sisi protokol kesehatan, pastikan ibu hamil melalui proses screening Covid-19. Hal ini perlu dilakukan guna menentukan langkah pengamanan untuk calon ibu dan bayinya. Termasuk melindungi pasien lain yang sedang dirawat serta melindungi tim di rumah sakit.

Tips Ibu Hamil Menjaga Janin Disaat Pandemi Covid-19

“Sebagai institusi kesehatan masyarakat terpadu, kami memiliki tanggung jawab untuk terus berinovasi baik secara teknologi maupun pelayanan demi kepentingan pasien,” sambungnya.

Setidaknya, ungkap dr. Adittya, ada lima hal wajib diperhatikan ibu hamil dan keluarga sebelum melahirkan.

1. Penerapan Protokol Kesehatan

Protokol kesehatan yang ketat menjadi acuan dalam memilih rumah sakit. Untuk proses bersalin, protokol kesehatan seperti kewajiban melakukan PCR Swab untuk pasien dan pendamping
menjadi indikasi sebuah rumah sakit dalam menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Selain itu sejumlah protokol juga perlu diperhatikan. Seperti pembatasan kunjungan hingga kewajiban PCR Swab rutin bagi tenaga medis dan karyawan. Sehingga, pasien dapat tetap merasa aman dan nyaman untuk bersalin di masa pandemi.

2. Dokter Spesialis yang Kompeten dan Kooperatif

Bagian paling penting lainnya adalah memilih dokter spesialis yang kompeten dan kooperatif. Itu menjadi hal yang utama dalam proses persalinan.

Alangkah lebih baik apabila dokter yang membantu persalinan adalah dokter yang memeriksa selama proses kehamilan berlangsung. Sehingga mengetahui riwayat Anda selama kehamilan.

3. Tenaga Medis yang Ramah

Selain berhubungan dengan dokter yang kompeten, tenaga medis lainnya juga harus ramah dan melayani sepenuh hati. Keramahan dalam mendampingi dan melayani selama proses pra hingga pasca persalinan akan sangat berpengaruh secara psikologis bagi pasien. Misalnya seperti di RSIA Bunda Jakarta, yang memiliki layanan Konselor Sahabat Bunda. Layanan ini membantu dan mendampingi para pasien mulai dari hal yang bersifat administratif hingga edukasi mengenai proses kehamilan hingga persiapan persalinan.

4. Memiliki Peralatan Lengkap untuk Mengatasi Masalah Gawat

Saat melahirkan, keadaan high risk pregnancy bisa saja terjadi. Untuk itu, pilihlah rumah sakit yang memiliki fasilitas lengkap seperti ruang NICU untuk mengatasi masalah gawat darurat terhadap bayi yang baru lahir. Tentunya dengan jajaran dokter konsulen yang ahli dalam menangani bayi NICU.

5. Mendukung Program ASI

Para orangtua juga perlu memperhatikan apakah tempat bersalin mendukung program ASI ekslusif, seperti tersedianya fasilitas Rooming-in, program IMD (Inisiasi Menyususi Dini), skin to
skin dengan ayah, dan suster laktasi yang akan mengajarkan menyusui pertama kali.

Skin to skin dengan ayah setelah proses persalinan sebagai bentuk dukungan terhadap breastfeeding father. Peran ayah dalam proses menyusui tidak hanya dengan memberi sentuhan lembut kepada ibu, namun juga dengan bayi melalui skin to skin.

Saksikan video menarik berikut ini: